Rss Feed
  1. The Dry - KemarauThe Dry - Kemarau by Jane Harper
    My rating: 5 of 5 stars

    Judul: The Dry
    Penulis: Jane Harper
    Penerbit: Penerbit Gramedia Pustaka Utama
    Halaman: 440 halaman
    Terbitan: November 2017

    SIAPA YANG SEBENARNYA MENGHABISI KELUARGA HADLER?

    Semua orang yakin Luke Hadler telah mengacungkan senjata ke arah istri dan anaknya, lalu membaliknya dan menembak diri sendiri. Penduduk Kiewarra berhadapan dengan persoalan hidup dan mati pada musim kekeringan ini, tapi peristiwa itu tetap saja mengguncang seluruh kota. Penyelidik Federal Aaron Falk kembali ke Kiewarra untuk menghadiri pemakaman walau harus berhadapan dengan masyarakat yang telah menolaknya dua puluh tahun silam. Mau tak mau Falk terseret dalam penyelidikan kasus tersebut dan, ketika kecurigaan makin menggunung, dia pun mulai meragukan tuduhan terhadap Luke, sahabat masa kecilnya. Semakin jauh Falk menyelidik, semakin banyak luka lama yang tersingkap. Bagaimanapun, Luke dan Falk pernah menyimpan rahasia… rahasia yang terkubur dalam-dalam tapi terancam akan terbongkar dengan kematian Luke.

    Review

    Kota kecil Kiewarra dikejutkan dengan kematian tiga orang anggota keluarga Hadler. Luke, sang ayah, diduga menghabisi istri dan anaknya, Karen dan Billy, sebelum menembak dirinya sendiri. Aaron Falk, seorang Penyelidik Federal, pulang ke kota itu demi menghadiri pemakaman Luke, sahabat masa kecilnya. Di kota yang tengah dilanda kemarau itu, Aaron kembali berhadapan dengan masa lalunya yang menyakitkan, teka-teki kematian keluarga Hadler, serta ancaman dari orang-orang yang pernah dia kenal.

    Buku pertama yang saya selesaikan di tahun 2018 dan sangat puas dengan novel berlatar kota kecil di Australia ini.

    Pertanian ini bukannya belum pernah melihat kematian, dan lalat hijau tidak mendiskriminasi. Bagi mereka bangkai tidak ada bedanya dengan jenazah. (hal. 7)


    Saya suka sekali dengan narasinya. Jane Harper berhasil memberikan deskripsi sebuah kota yang terasa putus asa dengan misteri yang ada di setiap sudutnya. Terjemahannya juga sangat baik. Penerjemahnya, Dharmawati, sangat luwes dengan permainan katanya. Tidak ada bagian yang terasa canggung.

    "Tuhan tahu sebelumnya pun sudah cukup buruk. Semua orang ketakutan soal uang dan kemarau. Lalu kejadian yang menimpa Luke dan keluarganya ini sangat buruk, Aaron. Sangat buruk. Kau bisa merasakannya. Kami semua berjalan seperti zombie. Tidak yakin apa yang harus dilakukan, apa yang harus dikatakan. Mengawasi satu sama lain. Berusaha menebak-nebak orang berikutnya yang bakal hilang akal." (hal. 21-22)

    Misterinya bergerak dengan tempo yang pas. Pembaca dibawa mengarungi berbagai kemungkinan dan juga tentang masa lalu Aaron di kota Kiewarra. Akhir ceritanya memuaskan, walau mungkin ada sedikit perasaan yang menggantung.

    Secara keseluruhan, The Dry adalah novel yang wajib dibaca kalau kamu suka novel misteri, detektif, serta latar kota kecil dengan semua rahasianya.


    View all my reviews


  2. 1 comments :

    1. Hapudin said...

      Saya belum sempat membaca novel ini. Sungguh makin penasaran saja.

    Post a Comment